Rabu, 10 Februari 2010

amarah dosa yang berulang-ulang

Ayat Inti : Efesus 4:26
Ayat Bersahutan : Efesus 4:17-27

I. PENDAHULUAN
• Salah satu dosa yang seringkali dilakukan manusia adalah sifat pemarah
• Kenapa dosa? Karena itu termasuk dari salah 1 dari 15 keinginan daging dalam Gal 5:20
• Dosa ini dapat dilakukan oleh siapa saja
• Bayi kecil bisa marah dan akhirnya ia muntah
• Anak kecil dapat mengamuk dan mengganggu ketenangan rumah tangga
• Istri dapat emosi yang menyebabkan sakit kepala
• Suami dapat marah yang menyebabkan hilangnya nafsu makan
• Satu orang saja marah dalam keluarga, akibatnya dirasakan oleh seluruh anggota keluarga

TAK SEORANG PUN MANUSIA KEBAL TERHADAP PENYAKIT ”Orge” AMARAH
• Kemarahan dapat menyebabkan kekesalan dalam hati, perselisihan dalam keluarga, ketegangan dalam masyarakat dan kekacauan dalam satu negri
• Rumah tangga sering hancur oleh karena perselisihan yang menyebabkan emosi.
• Hubungan baik dengan orang lain seringkali terputus seperti di kantor, di toko atau di tempat kerja lainnya bilamana terjadi amarah yang meluap-luap yang merasuki kepala
• Persahabatan menjadi rusak karena amarah yang tidak terkendali
• Amarah seperti peluru senapan yang memantul, yang kadang-kadang berbalik memukul orang yang menembaknya. Ini dapat membinasakan orang yang menembak dan yang ditembak

II. ISI/PEMBAHASAN

Definisi marah:
Menurut Tim LaHaye Th.D: “Amarah adalah perasaan sangat tidak senang, bermusuhan, terhadap seseorang atau sesuatu, berang, gusar.
Dalam perjanjian baru ada 3 kata Yunani untuk menerangkan amarah.
1. Orgé = Suatu keadaan yang sudah mengendap atau terus ada dalam pikiran. Timbul dengan perlahan. Punya kemungkinan membalas dendam, cenderung memiliki sifat yang bertahan lama. Emosi yang aktif.
2. Thumos (Kegusaran) = Kondisi yang sangat tidak tenang. Ledakan karena jengkel yang ada didalam. Tidak bertahan lama seperti orge. Kadang-kadang bersifat seperti balas dendam tetapi tidak selamanya. Cepat berkobar dan cepat menghilang.
3. Parogismos = Bentuk yang lebih kuat dari orge. Bersifat seperti kemarahan yang pada tempatnya. Kemarahan yang membuat orang gemetar dengan emosi yang kuat. Kejengkelan dan kekesalan.

KOMENTAR AHLI KESEHATAN
Menurut Leo Madow (Guru Besar fakultas Kedokteran Pennsylvana), 10 Dampak kemarahan pada fisik,
1. Kelenjar Hipotalamus (di otak) mengeluarkan cairan.
2. Pupil mata membesar.
3. Kelenjar Pituitari (di otak) mengeluarkan cairan.
4. Degupan jantung meningkat dari 180-220.
5. Kecepatan bernafas meningkat, lebih banyak oksigen masuk ke dalam paru-paru.
6. Kadar gula dalam darah meningkat.
7. Tekanan darah meningkat dari 130 ke 220.
8. Adrenalin mengalir.
9. Pencernaan dan pembuangan menjadi lambat.
10. Otot-otot menjadi kaku dan darah menggumpal menjadi lebih cepat.

Menurut Leo Madow, Amarah dapat Menyebabkan Penyakit:
• Kemarahan bisa menimbulkan hipertensi yang meledakkan pembuluh darah cerebral yang lemah dan terjadilah STROKE
• Kecegukan (tenggorokan)
• Frigiditas (kelainan pada sexual wanita)
• Vaginismus (kelainan pada vagina)
• Impotensi (Kegagalan pada waktu ereksi)
• Scleroderma (Penebalan kulit karena kelainan pembuluh darah)
• Psoriasis (pengelupasan kulit)
• Bruksisme (menggertak gigi pada waktu tidur)
• Mengompol

Menurut dr.Norman Wright, Amarah Menyebabkan Penyakit
• Kemarahan menyebabkan sakit kepala yang amat ganas, migran, malfungsi kelenjar, berbagai gangguan syaraf, insomnia.
• Kemarahan menyebabkan seseorang merasa mabuk dan mulai muntah-muntah, lambung nyeri, sukar buang air, diare.
• Kemarahan yang tertahan dapat mempengaruhi kulit dalam bentuk gatal-gatal.

Menurut dr. McMillen Amarah Menyebabkan Penyakit
• Kemarahan dapat menyebabkan penyakit jantung dan pecahnya pembuluh darah.

Henry Brandt, salah seorang psikolog kondang di Amerika, menyatakan bahwa “kemarahan merupakan penyebab 80% sampai 90% orang mengadakan konseling.”
• Sifat pemarah ini dikecam keras oleh gereja dan dicela oleh Alkitab. Amarah dapat membuat orang tega menista, menyerang bahkan membunuh orang lain.

KOMENTAR ALKITAB MENGENAI MARAH
Karena penyakit ini begitu mengerikan, maka Alkitab menuliskan sebanyak 192x kata “Marah”
• Maz 37:8 “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.”
• Mat 5:22 “Tetapi Aku berkata kepadamu: “Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum..
• Amsal 14:29 “Orang yang sabar, besar pengertiannya. Tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohannya.
• Amsal 15:1 “Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.
• Yak 1:19,20 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini; setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah. Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.

Amarah Dapat Menghalangi Kita Bersaksi
• Petrus karena marah terhadap serdadu Roma, ia cabut pedang memotong telinga hamba imam besar.
• Mat 26 : 52, Yesus katakan, “Barangsiapa menggunakan pedang ia akan binasa oleh pedang.”




Amarah Menyebabkan Orang Kehilangan Kegembiraan dan Gairah Hidup
• Kej 4:6 Allah berkata kepada Kain, “Kegembiraannya sudah lenyap oleh amarahnya. Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?”
• Kalau anda marah, air muka anda yang baik menjadi lenyap
• Kalau anda marah, reputasi dan nama baik anda menjadi rusak
• Kalau anda marah, kesempatan baik menjadi hilang
• Kalau anda marah, kesaksian anda lenyap.

Amarah Membawa Keinginan Orang Untuk Membunuh
• Kain marah lalu membunuh Habel
• Amarah memaksa orang untuk memetik pelatuk pistol, meneteskan racun dan mengasah pisau untuk membunuh

Amarah Yang Salah
• Melawan kata hati
• Menyerang orang yang tidak bersalah
• Timbulnya rasa dengki, kebencian dan dendam

Ayat inti, Efesus 4 : 26, Apabila kamu menjadi marah janganlah kamu berbuat dosa. Janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu.
• Dalam Alkitab kabar baik (Efesus 4 : 26) “Kalau kalian marah, janganlah kemarahan itu menyebabkan kalian berdosa. Janganlah marah sepanjang hari”
• Amarah itu sendiri tidak baik atau maupun jahat. Bentuknya hanyalah kemarahan belaka. Hanya emosi saja. Masalahnya bukan mengalami perasaan.. Masalahnya dengan kemarahan adalah: ke arah mana anda membiarkan kemarahan itu membawa diri anda?
• Amarah itu sendiri bukan sebagai perasaan yang salah, tetapi kemarahan itu dapat membawa anda kepada perbuatan berdosa.
• Masalahnya ialah perubahan perasaan marah berkembang menjadi tindakan agresi dan bermusuhan yang membawa kita ke dalam dosa.
• Sudah jelas bahwa kemarahan bukanlah dosa; tetapi bagaimana kemarahan ditangani. Mungkin bisa atau mungkin tidak , dianggap dosa.

Contoh di Alkitab, orang yang pernah marah.
1. Musa Marah Terhadap Bangsa Israel
Bil 16:13,14, Bangsa Israel menuduh Musa membawa mereka ke padang gurun untuk mati dan terlantar
Bil 16:15 Musa marah,”Tuhan janganlah terima persembahan mereka”.
Bil 16:21 Tuhan marah,”Musa mundurlah engkau dari tengah-tengah bangsa ini supaya Aku membinasakan mereka dalam sekejap mata.
Bil 16:22 Musa sujud menyembah supaya Tuhan mengurungkan niatNya untuk membinasakan bangsa Israel.

Musa Seorang Yang Lemah Lembut Tetapi Pernah Juga Marah Karena Persungutan Bangsa Israel di Meriba
• Bil 20 : 2-5, 8, 11
Bangsa Israel mengeluh mengenai air, Tuhan perintahkan Musa supaya berbicara kepada batu supaya mengeluarkan air,tetapi Musa tak dapat mengendalikan emosi dan dia pukul batu 2 kali, akhirnya mengeluarkan air.

2. Yesus
Amarah Yang Dibenarkan Alkitab
• Matius 21 : 13 Yesus marah di kaabah karena rumah Allah dicemari kesuciannya
• Kemarahan yang dibenarkan adalah jikalau kita marah oleh karena ketidakadilan

Archibald Hart, menyatakan:
“Jika kita bisa menjadi marah hanya pada apa yang membuat Yesus marah, maka dunia ini akan menjadi tempat menyenangkan.”

Yak 1:20 sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran dihadapan Allah.
Tulisan diselembar kain (Toko buku Imanuel atau Kalam Hidup):
 Sekali marah
Sukacita hilang
 Dua kali marah
Akal sehat terbang
 Tiga kali marah
Tekanan darah naik
 Empat kali marah
Teman-teman pergi
 Lima kali marah
Jadi cepat tua
 Enam kali marah
Pintu dosa terbuka

Penyebab Kemarahan: Lingkungan, Keturunan dan Makanan
Ilustrasi : Burung Beo
Beo I : Puji Tuhan…
Beo II : Sialan lu…sialan lu…
Akhirnya sama-sama mengatakan sialan lu...
Applikiasi: Kalau kita marah, pertimbangan, pikiran, perkataan yang baik akan menjadi rusak (tidak terkontrol)

Bentuk Kemarahan
Kemarahan Pasif Kemarahan Aktif

Berdiam diri Kecaman
Kesal-kecewa Sarkasme
Frustasi Gosip
Iri-cemburu Provokasi
Naik darah Menghina
Penolakan kasar Fitnah
Tidak memaafkan Pengrusakan
Kebencian Memukul
Dendam Membunuh/Bunuh diri

Orang Yang Marah
• Tak dapat mengatasi masalah
• Tak dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
• Menjadi buta dan tak dapat melihat hal-hal yang rohani dalam hidup ini.
• Banyak diantara kita yang melakukan dosa amarah ini, walaupun kita mencoba mencari dalih untuk menyalahkan sifat alamiah kita, namun hati nurani selalu menuduh kita
• Sadar atau tidak sadar kalau kita diperintah oleh sifat marah yang tidak terkendali, kita sedang mendukakan Roh Kudus.




III. PENUTUP/KESIMPULAN
Dapatkah Kita Mengendalikan Sifat Alamiah Kita Yang Pemarah
• Plutarchus, penulis Yunani : “Saya sudah dapat belajar dari pengalaman bahwa amarah bukannya tidak dapat diobati kalau orang itu mau mengobatinya”.

1 Yoh 1 : 9 “Jika kita mengakui dosa kita, maka Ia akan mengampuni dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

OBAT UNTUK MENGATASI KEMARAHAN
Obatnya tidak kita temukan di toko-toko obat atau pada orang lain. Obatnya ada pada Fiman Tuhan, yang melalui kuasa Roh Suci yang bekerja dalam diri kita
• Amsal 15:1,18 Dengan jawaban yang ramah, kemarahan menjadi reda; jawaban yang pedas membangkitkan amarah….Orang yang cepat marah menimbulkan pertengkaran, orang yang sabar membawa perdamaian.
• Amsal 22 : 24 Janganlah bergaul dengan orang yang suka marah dan cepat naik darah.
• Amsal 29:22 Orang yang cepat marah membuat banyak orang bertengkar dan berdosa.
• Kol 3:8 Tetapi sekarang hendaklah kalian membuang hal-hal yang jahat dari dirimu; jangan lagi marah atau mengamuk atau mempunyai perasaan benci terhadap orang lain. Jangan sekali kali keluar dari mulutmu perkataan-perkataan caci maki atau perkataan kotor

Q: Apa yang harus kita perbuat?
Ada 3 Hal Yang Harus Kita Perbuat
1. Introspeksi diri, kita perlu mencari tahu apakah kita punya kepribadian pemarah.
2. Kita harus mengakui bahwa itu adalah dosa besar di mata Allah dan di mata kita sendiri.
3. Memohon pengampunan Allah atas sifat yang suka mengamuk dan tabiat marah yang tidak terkendali.

Ilustrasi
• Pengalaman bulan Juli tahun 2005 dengan Sdr.Arnold Tiwow di Jemaat Pondok Kopi
• Seorang bapak yang meminta supaya anaknya memakukan paku di pagar kayu dibelakang rumah cabut paku kembali

1 komentar:

  1. Terimakasih pendeta sudah mempublikasikan khotbah ini. Saya dan suami sangat bersukacita karena penginjilan melalui khotbah yang kami susun ini dapat tersebar luas, Tuhan memberkati kita smua, Salam : Pdt. Dr. Tulus Siagian dan Jocelyn Rajagukguk

    BalasHapus

Pengikut