Rabu, 10 Februari 2010

“AKU MAU, JADILAH ENGKAU TAHIR”

“AKU MAU, JADILAH ENGKAU TAHIR”

PENDAHULUAN:
 Salam
 Ucapan Terima Kasih
 Doa
 Ilustrasi
 Defenisi Kusta
• Dari segala penyakit yang ada pada zaman itu, penyakit kustalah suatu penyakit yang paling ditakuti
• Tidak dapat disembuhkan dan mudah berjangkit
• Semua orang yang kena penyakit ini dipastikan mati
• Tidak heran mereka disebut mayat hidup
• Penyakit ini menggerogoti tubuh sipenderita, sampai ia akan kehilangan satu persatu anggota tubuhnya.
• Ciri-cirinya Imamat 13:2,3
• Imamat 13:45,46 Orang yang sakit kusta harus berpakaian yang cabik-cabik, rambutnya terurai dan lagi ia harus menutupi mukanya sambil berseru-seru: Najis! Najis! Selama ia kena penyakit itu, ia tetap najis; memang ia najis; ia harus tinggal terasing, di luar perkemahan itulah tempat kediamannya.
• Hal yang paling mengerikan bagi penderita kusta adalah diasingkan
 Diasingkan dari masyarakat
 Dan keluarga
• Akibatnya mereka bukan hanya menderita secara fisik tetapi juga secara psikis (mental)
• Dr AB. Mc Donald artikel tentang pemukiman orang kusta, “penderita kusta itu sakit, baik dalam pikiran maupun dalam tubuh. Dengan alasan-alasan tertentu sikap terhadap penderita kusta berbeda dengan penderita penyakit lain. kesakitan itu dikaitkan dengan perasaan malu dan kengerian, serta adanya rasa bersalah. Terbuang dan dihina sehingga seringkali penderita kusta itu melakukan tindakan bunuh diri.”
• Mereka malu karena dianggap kena penyakit kutukan Tuhan, Penyakit “pukulan jari Allah”

URAIAN:
I. Orang Kusta yang Beriman
Matius 8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
1. Perbandingan Matius 8:1 bandingkan dgn Markus 1:40; Lukas 5:12
a. Lukas: Orang itu seluruh tubuhnya penuh kusta & masuk ia masuk ke dalam kota
b. A & O hal 274, Pekabaran tentang kuasa Yesus telah sampai kepada semua orang kusta yang ada di zaman Yesus, namun diatara sekian banyaknya orang kusta dialah satu-satunya orang kusta yang percaya. bahwa Yesus pasti akan menerimanya
c. Kesulitan besar menghadangnya, tapi dia berusaha mencari jalan untuk dapat bertemu dengan Yesus.
d. Karena inilah satu-satunya pengharapannya.
e. Detik-detik ketika ia hendak bertemu Yesus (A & O 274)
f. Markus: Ia datang, bertelut & memohon
2. Kitalah Orang Kusta Rohani itu
a. Kita harus mencari Yesus, karena hanya Dialah satu-satunya yang bisa menyembuhkan penyakit kusta rohani kita
b. Merendahkan diri di hadapanNya, dan seharusnya malu dengan Ketidaklayakan diri kita. Matius 5:3
c. Ingat motivasi kita seharusnya sungguh2 menginginkan untuk ditahirkan oleh Yesus
d. Percaya bahwa Yesus mampu membersihkan kita dari dosa

II. Yesus menjamah yang tidak patut dijamah
Ayat inti Matius 8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
1. A & O 275 dengan tiba-tiba suatu perubahan telah terjadi pada diri orang kusta itu. Daging tubuhnya menjadi sehat, urat sarafnya bekerja kembali dan otot-ototnya menjadi kuat. Kulitnya yang kasar itu terganti laksana kulit seorang bayi yan gsehat layaknya.
2. Yesus tidak pernah menolak siapapun.
a. Pada saat kita memandang rendah diri kita sendiri, apabila hati kita sedih dan malu, ingatlah bahwa tangan Tuhan tetap terulur utk kita
b. Yesus mampu menyembuhkan dan menyucikan kita, walaupun kita penuh dengan kusta dosa yang menjijikan.
c. Jika Yesus berkata , “Aku mau, jadilah engkau tahir,” maka itu akan terjadi bagi kita semua. Mengapa? Karena Ia memiliki kuasa di atas dunia ini untuk mengampuni dosa dan mengaruniakan Roh Kudus untuk menolong kita.
3. Hakikat yang paling dalam dari kekristenan adalah
a. menjamahyang tidak patut dijamah,
b. mengasihi yang tidak patut dikasihi,
c. mengampuni mereka yang tidak patut diampuni.
d. Yesus telah melakukan hal itu dan kitapun harus melakukannya.

III. Amanat Yesus untuk Orang yang telah sembuh itu
Matius 8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
1. melarangnya untuk menceritakan kepada siapapun
2. menyuruhnya pergi kepada imam besar
3. persembahkan persembahan

KESIMPULAN:
• Penyakit kusta rohani yang kita derita bukanlah suatu penyakit biasa
• Penyakit inilah yang sebenarnya biang dari setiap masalah yang kita hadapi diduniaini.
• Masalah yang membuat kita harus mengalami kesusahan, penderitaan, kekecewaan, kesengsaraan, dukacita dan kematian
• Membuat kita diasingkan atau dikucilkan bukan hanya oleh sesama kita tetapi kita merasa diaingkan oleh Tuhan
• Yesaya 59:1,2 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
• Namun kita bersyukur YESUS KRISTUS selalu mau menerima kita, Pada saat kita memandang rendah diri kita sendiri, apabila hati kita sedih dan malu, tanganNya tetap terulur utk menjamah kita
• Dan YESUS berkata, “Aku mau, Jadilah engkau tahir.”
• I Yohanes1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.
• Hari ini IA mengundang anda dan saya untuk disembuhkan dari penyakit kusta rohani kita.
• IA ingin mentahirkan anda. Sekarang juga.

Semoga TUHAN memberkati kita

1 komentar:

  1. Halo Pendeta Naibaho,
    Mohon izin hendak menggunakan 'khotbah' ini

    Semoga menjadi berkat
    Salam,
    Oswald Simalango

    BalasHapus

Pengikut