Jumat, 23 Juli 2010

HIDUP RUKUN DENGAN SEMUA ORANG

Mazmur 133 Bersahutan
Kolose 3:15.”Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh.”

Intro:
1. Hidup itu berarti, saling membagi satu sama lain.
Allah bermaksud agar manusia yang diciptakan Tuhan Allah itu hidup bersama dengan aman dan damai.
2. Bersekutu berarti berkumpul bersama-sama, ada hubungan social satu dengan
Yang lain untuk beribadah. Kalau sudah keluar gereja, tunggu untuk makan bersama interaksi social bersama-sama. Seorang penulis mengatakan “tungggu sesudah persekuktuan adalah menunggu untuk penyegaran.

II. Apa perbedaan persekutuan yang benar dengan yang palsu?
-. Pengalaman persekutuan sejati/sebenarnya. Adalah jujur, ramah satu sama lain, membagi dukacita/luka-luka dihatinya.
-. Mengungkapkan perasaannya/unek-unek dihatinya.
-. Mengakui kegagalannya, Mengatakan keragu-raguannya.
-. Mengakui ketakutannya, kelemahannya. Dan mohon pertolongan dalam doa.
-. Suasana yang yang jujur dan rendah hati.
Persekutuan Palsu:
Berpolitik didalamnya. Tidak pakai ninja, topeng. Sopan santun, tapi diluarnya saja. Hatinya jahat.
-Yohanes 1:47.Yesus berkata kepada Natanael,”Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan didalamnya! Jujur/Orang yang lurus hatinya.
-.1Yohanes 1:7, Tetapi jika kita hidup didalam terang, sama seperti dia ada di dalam terang, maka kita peroleh persekutuan seorang dengan yang lain.”

Dunia berpikir keintiman terjadi dalam gelap, tetapi Tuhan Allah berkata keintiman terjadi dalam terang.

III. MUTUALITY ARTINYA HAL SALING,HAL BERSAMA.
Jadi mutuality adalah seni memberi dan menerima. Saling bergantung satu sama lain. Saling memberi dan menerima adalah jantung persekutuan.
1Korintus 12:24-25 “……Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia memberikan penghormatan khusus, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh………tetapi anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.”





“Meeting with God. Let those who attend committee meetings remember that they are meeting with God, who has given them their work. Let them come to gather with reverence and consecration of heart. They met to consider important matters connected with God cause in every particular their action are to show that they are desirous of understanding His will in regard to plans to be laid for the advancement of His work.” 7 T.256.

“Pertemuan dengan Tuhan. Biarlah mereka yang menghadiri pertemuan di komite ingat bahwa mereka bertemu dengan Tuhan, yang telah mmemberikan pekerjaan ini kepada mereka. Mereka mengadakan pertemuan untuk mempertimbangkan hal-hal penting yang dihubungkan dengan Tuhan karena setiap tindakan yang mereka tunjukan adalah kerinduan untuk mengerti akan kehendakNya dalam menghormati rencana yang akan diletakkan untuk kemajuan pekerjaanNya.” 7 T. 256.

Roma 1:12. “yaitu, supaya aku ada diantara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun imanku.”
Saling bertanggungjawab, saling melayani, saling menghormati, dalam alkitab Perjanjian Baru ini ada 50 kali menyebutkan perbedaan tugas, “satu dengan yang lain dan satu sama lain. Roma 14:14.

IV. Dalam Persekutuan yang benar umat mengalami simpati.
_ Simpati adalah saya masuk kedalam dan membagikan rasa sakit/duka dengan orang lain.
_ Simpati mengatakan”Saya mengerti apa yang anda alami dan apa yang anda rasakan.
_ Kolose 3:12. “Karena itu sebagai orang-orang pilihan Allah, yang dikuduskan dan yang dikasihiNya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
_ Dalam belas kasihan kita menemukan dua kebutuhan manusia yang mendasar;
1. Seorang untuk perlu dimengerti.
2. Seorang perlu mendapatkan apa yang anda rasakan sebenarnya/sesungguhnya.
Karena setiap saat anda mengerti dan tahu pasti perasaan seseorang, engkau membangun persekutuan yang sukar untuk dipisahkan satu sama lain.
_ Problemanya saat ini kadang-kadang kita tidak ada waktu untuk berbelas kasihan/bersimpati dengan orang lain. Khusuk/asyik dengan luka-luka kita sendiri/masalah kita sendiri.
_ Kasihan pada diri sendiri dan kita tidak berbelas kasihan pada orang lain.
_ Dalam level persekutuan yang sederhana, adalah persekutuan yang saling membagikan dan saling belajar firman Allah bersama-sama.

_ TINGKAT PERSEKUTUAN DALAM ADALAH PERSEKUTUAN SALING MELAYANI. Dalam trip, redreat dll.
_ PERSEKUTUAN YANG PALING DALAM ADALAH, PERSEKUTUAN DALAM PENDERITAAN.-
1. Dimana ada yang rasa luka, duka, terbeban yang, berduka kita angkat bersama.
2. Orang Kristen mula-mula sangat mengerti hal ini dan menghidupkannya diseluruh dunia. Contoh kami di Kupang 1956-1959. tiap bulan kami dikunjungi dari Jakarta, Amerika dll. Persekutuan ini sungguh sangat kuat. Penginjilan kami kuat. Hasilnya luar biasa. Sangat nampak sampai sekarang.
3. Galatia 6:2. “Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.” Ada yang bimbang imannya, ragu-ragu, diteguhkan.

V. Dalam Persekutuan yang sebenarnya mengalami pengampunan. Persekutuan itu adalah satu tempat dimana ada kasih karunia/rahmat, dimana tidak dibesarkannya kesalahan tetapi ditutupinya kesalahan itu. Terjadinya persekutuan itu bilamana belas kasihan menang atas keadilan. Kita semua membutuhkan pengampunan, karena kita semua tersandung dan jatuh dan membutuhkan pertolongan agar kita diangkat kembali kepada rel/jalur yang sebenarnya. Kita perlu memberikan pengampunan terhadap satu dengan yang lain dan menerima pengampunan dari antara kita yang salah faham.
-Alkitab berkata, 2 Kor. 2:7, “sehingga kamu sebaliknya harus mengamuni dan menghibur dia, ……….Supaya ia jangan binasa oleh kesedihan yang terlampau berat.

_ Kita tidak akan memiliki Persekutuan tanpa pengampunan. Alkitab memberikan amaran kepada kita agar “jangan pernah dendam “ karena kepahitan dan kemarahan sering merusak persekutuan itu sendiri yang sudah dibina selama bertahun-tahun.
Kadang-kadang kita ada kesalahan yang tak terelakan/kata-kata/tindakan yang tak disengaja menghapus persekutuan dengan sekejab saja.

Ingat! Tuhan Yesus sudah mengampuni kita marilah kita saling mengampuni.
Kolose 3:15.”Hendaklah damai sejahtera Allah memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh.”
Banyak orang enggan untuk mengampuni karena mereka tidak
mengerti perbedaan antara percaya dan pengampunan.

Pengampunan haruslah terjadi dengan segera apa orang itu memohon atau tidak. Sedangkan percaya itu dibangun dalam waktu yang lama. Percaya itu membutuhkan catatan masa lalu. Give an examle.
Jika seorang melukai hatimu berulang kali anda & saya perlu mengampuni dia karena itu perintah Allah untuk mengampuni dengan segera dan terus-menerus, without limited/endengly tetapi anda tidak diharapkan agar ia melukai anda terus-menerus. Mereka harus membuktikan bahwa mereka telah berubah dari perbuatan mereka dimasa silam. Tempat terbaik untuk memulihkan kembali kepercayaan dalam konteks dari satu kelompok kecil yang menyajikan dua hal yaitu membesarkan hati dan pertanggungan jawab. Banyak keuntungan yang anda akan alami dalam kelompok kecil mempraktekan persekutuan yang sesungguhnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut